Amazing Trip 2
Lanjutan dari tulisan pertama....
Sampai Barajjas Airport sekitar pkl 22.00 waktu Madrid. Antri lapor ke petugas Imigrasi, semua beres tinggal nunggu bagasi. Bagasi adik sepupu lumayan banyak. Saya sendiri hanya bawa 1 bagasi besar dan 1 tas kabin. Its Ok semua , kami di jemput staffnya dan keponakan.
Wah rasanya masih gak percaya campur aduk bahwa kami sudah menginjak Madrid Spanyol. Perjalanan menuju rumah sepupu di Tress Olivos kurang lebih 30 menit. Pkl. 22.30 kalau di Surabaya sudah gelap, inimasih terang seperti sore hari. Sepanjang perjalanan mata saya tidak henti-hentinya meoleh ke kiri dan kanan menikmati pemandangan kota Madrid.
Sampai di depan rumah adik di tress Olivos kami disambut nyonya rumah dan putra putrinya. Perumahan di Tress Olivos menurut my son seperti suasana lingkungan perumahan di Game The Sims, Rumah ukuran mungil bertingkat. Saya mengamini apa yang dikatakan my son, lingkungan perumahan the Sims dalam bentuk nyata. Rumah baru khas daerah pinggiran kota, dengan lingkungan yang sudah tertata baik. Di kategorikan rumah baru ya sekitar20 tahunan, karena banyak rumah atau apartemen di Madrid yang berdiri sekeitar akhir 19 dan masih terawat dengan baik. ( sayangnya di Indonesia bangunan awal abad 20 pun udah pada dihancurkan ) Di Indonesia tidak membangun kota baru, tapi kota lama di upgrade dengan mengahncurkan bangunan2 lama... so kesan heritagenya hilang
Rumah terdiri dari 2 lantai diatas, 1 basement. Lantai Basement terdiri dari garasi , 1 kamar dan 1 kmr mandi. Lt ke 2 ruang tamu, ruang makan dan dapur, tempat jemur baju, Lt 3 kamar adik sepupu dan anak2. Ada 4 kamar dengan ukuran 2x 3 m. Kami sendiri di kamar tamu yang terletak di lantai paling atas, dengan cylingnya yang miring, cukup lapang. Ada 2 kasur berukuran single dan double. Ada kamar mandi tersendiri. Ada pendingin ruangan juga.. rupanya jika musim panas hawa di madrid bisa lebih panas dari Surabaya.. Wow.. Kami smapai pukul 02.00 masih belum bisa tidur, meskipun sudah menempuh hampir 20 jam perjalanan. Capeq pastinya, tapi suasana hati yang seneng mengalahkan segala nya. Berapa kali saya berkata ke my Son, kakak kita sekarang di Eropa ya. ... Amazing banget buatku.
Kami bangun siang sekitar pukul 08.00 gak sempat subuhan.. capeq banget. tapi di ruang keluarga lt 2 masih sepi. Maklum hari minggu semua juga masih bersantai. Libur. habis mandi kami turun ke ruang jeluarga di lantai 2. Nyonya rumah dan adik turun juga ke bawah. Dik mengajak saya dan my son jogging... Di lingkungan Tress Olivos tersedia fasilitas jogging berupa taman dan lapangan kecil. Sambil jalan kaki dari saya melihat pemandangan kiri kanan dan mengirup udara kota Madrid menjelang musim panas. Matahari cukup hangat tapi udara sangat sejuk, meningatkan saya ke Tretes atau Selecta pada tempo dulu . harum pohon pinus merebak ke hidung. Menyempatkan diri untuk foto-foto he he he .
Setelah puter-puter jalan kaki kami balik ke rumah. Sampai rumah adik mengemukakan rencana pagi ini, ke careffour cari buah dan roti. Selanjutnya ke La latina semacam pasar kaget, setiap hari minggu. selanjutnya sore jam 17.30 ke Santiago Bernabeu nonton pertandingan persahabatan Real madrid VS Inter Milan. Tapi pemainnya bukan pemain top mas kini seperti christiano ronaldo, Ramos, Xabi Alonso.. tapi senior senior seperti Zidanne Zidane, Louis Vigo ( eks pemain Barca yang pindah ke Real Madrid ), Zanneti, Karembeau dan lain lain.
Ke Careffour ya semacam Careffour cuma beda isi barang yang dijual he he he. Yang sangat menyenangkan adalah lihat buah-buah cherry 1 kotak besar sekitar 1.22 Euro . Ada buah mikotone, peach dan buah khas eropa lainnya. Tidak sempat berlama-lama belanja.. saya tidak bisa ekplorasi mata secara menyeluruh ( padahal pengen beli makanan makanan kecil, agak nyesel juga sih ). Ada agenda lebih lanjut siang itu ke La Latina. Sampai rumah persiapan, untuk ke La latina.
Dari Tress Olivos ke La latina kiat by Metro Trem ( seperti MRT di SIN ). Kita dua kali ganti jalur dari Tress Olivos lynea 10 ke lynnea yang lainnya. La Latina semacam pasar dadakan, Disana di jual berbagai pernak pernik seperti kaos, kipas, magnet kulkas, gantungan kunci, syall, tas-tas dari kulit dll. Saya sendiri beli gantungan kunci, kipas, magnet kulkas dan 1 sling bag buat my son. Gantungan kunci, magnet kulkas dijual @1 euro kalau kipas paling murah @ 2 euro. Ya buat oleh-oleh sanak saudara dan teman-teman, kalau di kurskan ya tidak murah @Rp 16.000, 20 pcs sudah Rp.320.000. Karena kebiasaan saya selalu menghitung dan kurs ke rupiah jadi ada bumper untuk belanja. Ada bagusnya tapi disisi lain kadang nyesel juga.. Tidak beli tas kulit yg kualitas bagus..... beli syall 2 @5 euro, tas my son @15 euro, kipas 9 pcs, gantungan kunci 20 pcs, magnet kulkas 10 pcs. Jam 15.00 pasar La latina mulai bebenah untuk closed. kami juga bersiap siap balik karena sore 17.30 ada agenda nonton pertandingan ekshibisi Real Madri di homebase nya di Santiago Bernabeu.
Balik ke Tress Olivos by metro Trem, ganti 2 kali seperti waktu kita berangkat. Sampai rumah sudah pkl 16.30. Segera mandi karena pkl 17.00 kita jalan kembali mau nonton bola. kami berangkat rame-rame ke Santiago Bernabeu. Dari kompleks rumah by car, tapi parkir di station trem senlanjutnya by metro trem ke santiogo bernabeu. Dari tres Olivos kita melewati sation Fuenecarral, Begonia, Chamartin, Plaza de Castilla, Cuzko sampai ke Santiago Bernabeu. Sampa stadion Real madrid Santiago Bernabeu sudah cukup rame, cukup banyak yang antre untuk masuk ke stadion. Yah cukup luar biasa, bisa nonton bola di Stadion Real Madrid Santiago Bernabeu. Selama ini mungkin hanya bisa kami lakukan dengan nonton di Televisi saja.
Cukup rame, meskipun hanya merupakan pertandingan persahabatan kesempatan langka... Mungkin rasa Amazing saya akan lebih luar biasa apabila nonton Barcelona di Neuw Camp, karena saya kan simpatisannya Barcelona bukan Real Madrid he he he... Meskipun saat ini Real Madrid juara liga Champion tapi hati tetap ke Barcelona dengan Messi, Xabi Hernandes, Dani Alves, Bousquet, Pique dll.
Nonton pertandingan cukup gerah... karena kita nonton di tribun yang mengahadap panass...he hehe. Padahal di Eropa tapi ternyata panas juga...he he he. Hasil pertandingan berakhir Seri...kita bersiap bersama-sama balik rumah, Rame banget untuk keluar stadion kita juga antri.... Sampai luar stadion banyak pedagang asongan yang jual pernak pernik bola.. Dan harga jika di Kurs kan rupiah tetap mahaaal ...
Hendak pulang ke tress Olivos mau naik Metro Trem seperti berangkatnya terpaksai batal. Menuju metro trem di bawah tanah seperti menyemut akhirnya di putuskan naik taksi ke trees olivos. ..
Sampai rumah kami langsung istirahat, persiapan agenda besuk pagi... belu tahu kemana??
Lanjut ke tulisan selanjutnya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar